oleh

12 Pelaku Judi Sabung Ayam Terancam Penjara 10 Tahun

-Tana Toraja-1.971 Orang Melihat
Kadanta News.Com Tana Toraja –   Polres Tana Toraja merilis hasil menangkap pelanggar hukum terkait kasus judi sabung ayam di Aula Mapolres Tana Toraja, Makale. Selasa 17/11/2020.
Kapolres Tana Toraja, AKBP Sarly Sollu didampingi Kasat Reskrim, AKP Jon Paerunan mengatakan, penangkapan yang dilakukan pihaknya sebagai bukti nyata Polri dalam menindak tegas para penjudi sabung ayam.
Dalam bulan Oktober 2020, pelaku sabung ayam di tana Toraja yang  tertangkap sebanyak 12 orang yang diamankan pertugas dari lokasi yang berbeda-beda di 3 kecamatan yang ada di Tana Toraja.
Kapolres%ana Toraja AKBP  Sarly, mengatakan sebanyak 12 tersangka yang sementara diamankan di Mapolres Rana Tiraja .5 tersangka dari Tonglo Kecamatan Rantetayo, 2 tersangka dari Bebo Kecamatan Sangalla’ Utara, dan 5 lainnya dari Maroson Kecamatan Kurra.
“Semua tersangka ini ada pemain sabung ayam dan ada wasit,” ungkap AKBP Sarly Sollu.
Semua tersangka  menurut Kapolres Tana Toraja  ada pemain dan wasit Ditambahkannya, dari tersangka perjudian sabung ayam.
Penangkapan yang di laksanakan di beberapa tempat Anggota Polres Tana Toraja  mengamankan sejumlah barang bukti, yakni Dompet dan  taji, tali pengikat, Cakar ayam hasil aduan, bulu ayam serta ayam ayang diadu dan juga sejumlah uang tunai sebagai barang bukti yang dipakai untuk bermain sabung ayam.
Lanjut Kapolres Tana Toraja AKBP Sarly Dolly ke 12 pelaku  judi sabung ayam tersebut masing-masing melanggar Pasal 303 Subs. Pasal 303 Bis KUHPIdana, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 Tahun,” ungkap Kapolres dan di dampinggi kasat Reskrim AKP Jon Paerungan.
Dengan dilakukannya penangkapan kepada 12 tersangka judi sabung ayam tersebut, Sarly mengharapkan kepada masyarakat Toraja untuk tidak menjadikan adat sabung ayam menjadi Judi.
Kapolres Juga menegaskan kepada Awak media yang hadir Di aula Mapolres Tana Toraja “Judi itu bukanlah budaya adat Toraja dan bukan pula bagian dari kebudayaan di Indonesia.
Judi adalah hal yang dilarang oleh agama dan hukum dari 8tu bilah ada yang melaksanakan akan ditindak tegas. Mari kita wujudkan Toraja yang bermartabat,” Tegas Kapolres. (*).
loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *