oleh

Personil Gabungan Polres Toraja Utara Diback Up Personil BKO Brimob Batalyon B Pelopor Pare-Pare Antisipasi Rencana Kegiatan Adu Kerbau

-Toraja Utara-106 Orang Melihat

Kadanta News.Com Torut –   Bertempat di lapangan Pangli, Kelurahan Pangli, kecamatan Sesean, kabupaten Toraja Utara, Sabtu 21/11/2020.

Telah berlangsung kegiatan adat ma’pasa’ Tedong ( acara kumpul kerbau yang akan dikurbankan kepada almarhum) dalam rangkaian pemakaman almh. Martha Pasinggi’.

Adapun rangkaian kegiatan ma’pasa’ Tedong yakni semua kerbau yang akan dikurbankan ( dipotong ) dalam acara pemakaman almh. Martha Pasinggi’ dikumpulkan oleh pihak keluarga kemudian diarak atau berjalan kaki dari rumah duka menuju lapangan ( Rante ) dan diikuti oleh rumpun keluarga yang berduka dan setelah kerbau dikumpulkan di Rante ( lapangan ) selanjutnya Tominaa ( Tokoh adat dan MC ) melakukan ritual adat rambu Solo’ yang diberi nama ma’ singgi’ Tedong.

Pada pukul 09.30 wita, gabungan Personil Polres Toraja Utara dan gabungan Personil Polsek Rantepao, Polsek Sesean dan Polsek Sa’dan serta BKO Brimob melaksanakan apel di lapangan Pangli dipimpin langsung oleh Kabagsumda Polres Toraja Utara didampingi oleh Kasat Reskrim, Danki Brimob, Kasat Binmas, Kapolsek Sesean, Kapolsek Sa’dan, KBO Sat. Lantas, KBO Sat. Narkoba dan KBO Sat. Intelkam untuk mengantisipasi adanya kegiatan ma’pasilaga Tedong ( adu kerbau ) yang memancing timbulnya kerumunan masyarakat.
Menindaklanjuti perintah Kapolri, dalam pelaksanaan apel tersebut Kabagsumda menyampaikan perintah bapak Kapolri melalui Kapolda Sulsel dan diteruskan kepada Kapolres Toraja Utara.

Kapolres Toraja Utara  menekankan bahwa terkait dengan makin bertambahnya wabah covid 19 yang melanda masyarakat Indonesia, juga di Toraja Utara maka dilarang keras untuk berkerumun dalam jumlah besar.

Setelah pelaksanaan apel tersebut, selanjutnya Kapolsek Sesean Kompol Simon bersama Kasat Binmas Akp Jatmika menghimbau kepada pihak keluarga almh. Martha Pasinggi’ serta kepada seluruh masyarakat yang hadir.

Kepada masyarakat yang hadir untuk melakukan adu kerbau, agar segera mungkin meninggalkan lokasi arena adu kerbau setelah pelaksanaan ritual adat ma’pasa’ Tedong.

Bahwa tidak akan dilakukan kegiatan adu kerbau.

Kepada pemilik kerbau petarung yang membawa kerbaunya ke lokasi, agar segera membawa pulang kerbaunya dan meninggalkan lokasi arena adu kerbau dan membongkar tenda-tenda kerbau yang ada disekitar lokasi.

Jika masih ada pemilik kerbau yang masih nekat melakukan kegiatan adu kerbau maka pihak kepolisian Resort Toraja Utara akan mengambil tindakan keras terhadap orang yang melakukan adu kerbau.

Informasi Humas Polres Toraja Utara,    (ab).

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *